Buat Akun Atau Masuk
Beranda Beli Sewa Cari Listing Cari Agen

Musim Hujan Dan Atap Bocor? Lakukan Cara Berikut


Atap merupakan satu dari sekian bagian penting dari rumah. Selain fungsinya sebagai pelindung penghuni dari air hujan dan terik panas matahari, atap juga berfungsi dapat menentukan keindahan rumah. Memasuki musim penghujan, salah satu masalah yang biasa terjadi di rumah adalah terjadinya kebocoran di bagian atap.
Kebocoran pada atap tidak hanya disebabkan oleh genteng yang melorot, berubah posisi, atau pecah. Banyak hal lain yang dapat menyebabkan kebocoran pada atap. Kalau atap rumah sudah bocor, tentu hal ini akan sangat merepotkan. Selain dapat membuat rumah kita ‘kebanjiran’, atap bocor secara berkala juga dapat menyebabkan kerusakan pada furnitur seperti lemari, kursi atau perabotan berbahan kayu lainnya. Atap yang terkikis air lama-lama akan keropos, dan atap yang keropos berisiko rubuh.
Suasana rumah pun makin tidak nyaman karena ada banyak ember di sudut-sudut rumah. Oleh sebab itu, kebocoran pada atap sebaiknya diperbaiki secepat mungkin, karena akan ada banyak sekali kerugian yang akan kita dapatkan jika atap bocor terus dibiarkan. Nah, sebelum semua masalah tersebut semakin parah, sebaiknya cari tahu tips atasi atap rumah yang bocor di bawah ini 

Cara Atasi Atap Rumah Yang Bocor

  1. Periksa Berkala Sebelum Atap Rumah Bocor
    Untuk mencegah kebocoran, tentunya anda harus mengetahui kondisi atap rumah anda yang sesungguhnya. Ada baiknya jika diperiksa secara berkala, terlebih di musim penghujan sekalipun minimal 1 - 2 bulan sekali, semakin pendek waktunya akan semakin baik. Saat terjadi retak rambut atap dari beton dan asbes, tidak akan langsung menimbulkan kebocoran. Kebocoran atap rumah baru akan terjadi mungkin setelah 3-4 kali hujan besar sejak terjadi retak rambut itu. Pemberian kawat kasa anti air bisa menjadi cara mengatasi atap bocor  pada beton, asbes, atau sirap, yang disebabkan oleh adanya retak rambut. Apabila atap rumah bocor terjadi dengan skala yang lebih besar, maka harus dilubangi dan kemudian diplester kembali.
  2. Melakukan Pemeriksaan Titik Bocor
    Tahapan paling awal yang perlu Anda lakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan titik yang bocor di atap. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menunggu hujan turun, supaya Anda bisa mengetahui titik kebocoran dengan lebih akurat. Jika di rumah Anda terdapat loteng, pemeriksaan kebocoran bisa dilakukan dengan lebih mudah. Anda bisa mencari noda air atau jamur pada loteng rumah. Tandai titik yang bocor, barulah Anda bisa melihat lokasi kebocoran pada atap. Jika kebocoran pada atap sulit ditemukan, Anda bisa meminta bantuan anggota keluarga yang lain untuk naik ke atap dan menyiram atap dengan menggunakan bantuan selang air. Siram seluruh bagian pada atap secara perlahan dan menyeluruh untuk mengetahui titik-titik bocor yang ada.
  3. Perhatikan Kemiringan Atap
    Atap rumah biasanya didesain miring agar aliran air hujan dapat lancar turun ke bawah. Karena itu, jika atap rumah anda agak landai dan datar, hal itu dapat menyebabkan kebocoran atap lantaran air hujan melambat dan mampu menggenangi beton. Untuk itu, perhatikan kemiringan atap yang biasanya berkisar antara 30-40 derajat. Tak cuma itu, kurangi pula sambungan atap karena ini juga berpotensi menyebabkan kebocoran. Jika saat pembangunan hal ini sudah diatur dengan matang, selanjutnya anda bisa jadi lebih tenang.
  4. Perbaiki Genteng Yang Melorot
    Secara tidak sengaja, bisa saja genting atau seng atap rumah melorot lantaran tertiup angin kencang. Kalau kasusnya seperti ini, anda harus cepat memposisikan genting ke tempat yang benar. Langkah ini tentu tak bisa dilakukan dengan serta merta, melainkan perlu dilakukan secara berkala. Tak ada salahnya rutin memeriksa atap rumah anda agar permasalahan seperti ini bisa diatasi lebih dini bukan
  5. Membersihkan Sampah Yang Ada Di Atap Rumah
    Kerap kali sampah daun kering dan ditemukan nyangkut di bagian aliran air dan talang. Jika hal ini terjadi, maka itulah salah satu yang memicu terjadinya kebocoran pada atap rumah. Sebab daun kering yang menumpuk di bagian atap akan menghambat jalannya aliran air, sehingga air hujan akan menggenang. Genangan air inilah yang nantinya menimbulkan terjadinya kebocoran. Sebaiknya anda rajin membersihkan bagian atap ya.
  6. Mengganti Atap Yang Rapuh Dan Rusak
    Atap adalah salah satu bagian rumah yang paling sering terkena perubahan cuaca. Seiring dengan berjalannya waktu, atap akan mengalami perubahan dan bisa menjadi rapuh. Atap yang rapuh membuat air hujan menjadi bisa merembes masuk dan mengakibatkan kebocoran. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengganti atap yang sudah rapuh dengan atap baru.
  7. Gunakan Pelapis Anti Bocor
    Ada berbagai variasi pelapis anti bocor yang tersedia di pasaran, namun yang paling umum merupakan cat pelapis anti bocor. Ia merupakan pertolongan instan yang bisa anda gunakan untuk mengatasi rembes. Agar menjamin tidak terjadinya rembes, pastikan memilih cat pelapis anti bocor dengan kualitas terbaik serta pilih produk yang sesuai dengan jenis atap rumahmu sehingga bisa diaplikasikan secara optimal.

Cara Menambal Atap Rumah Yang Bocor Sebagai Pertolongan Pertama 

Untuk mempermudah menambal atap rumah yang bocor, ada beberapa cara solutif yang bisa anda lakukan sebagai berikut : 
- Pastikan anda mengetahui titik maupun sumber kebocoran atap
- Bersihkan atap tersebut dari debu, daun, maupun ranting yang bertebaran di permukaan 
- Campur pasir halus dengan perbandingan 2:1 (Pasir 2, Semen 1) 
- Tambahkan air secukupnya hingga aduk dengan sempurna
- Tutup kebocoran tersebut dengan sendok semen 
- Jika semua bagian bocor telah ditutupi oleh campuran, berikutnya lapisi tambalan dengan serat fiber, lalu tutup campuran secara merata, sampai semua bagian tertutupi
- Saat tambalan telah kering, cat tambalan tersebut dengan cat anti bocor melalui 2 lapisan cat yang dicampur oleh 20% air, sedangkan lapisan kedua gunakan cat anti bocor tanpa campuran air.

Rekomendasi Pelapis Atap Anti Bocor Terbaik

  • Polimer Atau Akrilik
    Rekomendasi pelapis atap anti bocor yang pertama ini cukup populer penggunaannya. Cukup dioles dengan kuas atau roll ke bagian atap yang ingin dilapisi. Bahannya sendiri adalah bahan waterproof berbasis polimer atau akrilik dan sudah banyak dijual dalam bentuk cat anti bocor berbagai merek. Umumnya, polimer yang lebih elastis yang digunakan sebagai pelapis atap atau genteng bocor dan akrilik lebih lazim digunakan sebagai bahan cat tembok.
  • Semen/Cairan Aditif
    Pelapis atap anti bocor berikutnya ini terdiri dari cairan penguat (aditif) dengan campuran air serta semen di dalamnya. Meskipun bahannya berbeda, namun fungsinya sama yaitu untuk membuat atap atau beton lebih solid dan kedap air. Banyak model atap rumah modern yang juga menggunakan bahan ini sebagai cat pelapisnya karena kualitasnya yang memang cukup baik. Aquaguard, Asanaproof, Pentens, Super Cement, adalah beberapa contoh pelapis atap berbasis semen yang cukup banyak digunakan.
  • Bitumen
    Pelapis atap anti bocor yang terakhir dikenal dengan sebutan atap bitumen. Berbeda dengan dua pelapis atap sebelumnya, bitumen ini berbasis aspal sehingga pilihannya pun lebih terbatas. Oleh karena itu, sangat sedikit sekali model atap rumah modern yang menggunakan bahan ini sebagai pelapis atap mereka. Bitumen tersedia dalam bentuk pasta dan membrane sheet (gulungan) namun untuk pemasangannya sendiri sangat direkomendasikan dikerjakan ahlinya.

Blog Populer Lainnya


Blog Terkait